HMI, Ancam Lapor Oknum komisioer KPU Muratara

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA PERUBAHAN.COM: Pengurus Himpunan Mahasiswa (HMI) Cabang Lubuklinggau Odi Wakil Sekretaris Umum Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Kepmudaan (PTKP) mengecam keras sikap tidak terpuji salah satu oknum Komisioner KPU Musirawas Utara Provinsi Sumatera Selatan, di grup WA itu, dinilai menyakiti perasaan kami.

“Bila Ketum-nya dibilang lolo, maka seluruh kader HMI Lubuklinggau lolo semua,” ucapnya. “Kami tidak terima, dan mendesak dalam 1×24 jam, oknum tersebut minta maaf secara terbuka kepada seluruh kader HMI Lubuklinggau, di media massa selama tiga hari berturut-turut. Bila tidak, persoalan ini akan kami bawa ke ranah hukum.” 

Pernyataan itu tentu tidak dapat diterima. Secara status, Ketua Umum, merupakan pimpinan tertinggi HMI Cabang Lubukinggau

Munculnya pernyataan oknum itu di grup WA Alumni dan kader HMI, terang Odi, erat kaitannya dengan aksi demo HMI Cabang Lubuklinggau ke Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, Jumat (14/2/20020) lalu, meminta jaksa mengusut penggunaan dana hibah Rp 3 miliar oleh KPU Muratara.

Sabtu malam (15/2/2020), saat anggota grup membahas dan memertanyakan masalah penggunaaan dana hibah yang dianggarkan dalam APBD-P Pemkab Muratara tahun 2019, oknum Komisioner, yang juga merupakan anggota di grup WA itu, menulis pernyataan agar persoalan itu dikaji dulu.

“Jangan jadi Ketum seperti orang lolo (dungu),” ujar Odi, menirukan tulisan oknum Komisioner. Lebih menyakitkan lagi, kata Odi, saat anggota grup mengingatkan agar pernyataan itu ditarik, sang oknum malah menyatakan, “mau dikirim ke publik silahkan.”

Wasekum Perguruan Tinggi Kemahasiswaan Pemuda pada HMI Cabang Lubuklinggau, Odi Seldianto, Senin (17/2/2020), menyesalkan tulisan Ho, oknum itu. Menurut dia, komisioner itu pejabat publik.

Harus tahu etika dan mampu menjadi teladan bagi publik. Bukan malah sebaliknya, memberi contoh perbuatan yang tak patut ditiru ( dom)

banner 300x250

Related posts