Oohh mulut saya hanya menganga sebentar. Ada juga buku seperti itu, biografi Nabi Muhammad saw. Saya yang terbiasa membaca buku-buku pemikiran atau fiksi, tak pernah mendengar nama itu. Orang tua itu telah pergi ke rak lain, mencari buku yang dicarinya. Saya kembali sibuk memilih buku-buku kesukaanku. Saya membayar di kasir, dan keluar toko buku itu.

Orang tua yang tadi mencari Haikal, berdiri termenung di pintu toko buku. Pak, maafkenapa bapak seperti kebingungan? Orang tua itu terkejut mendengar sapaan saya.

Begini naksaya bingung toko buku sebesar ini kok tidak menjual Haikal..!!, wajahnya kelihatan sangat-sangat kecewa. Saya tak paham benar, kenapa dia begitu kecewa. Saya juga tak paham apa isi dari buku itu, sehingga ia begitu tampak kecewa seperti kehilangan barang yang sangat-sangat berharga. Tapi saya merasa kasihan, Kalau begitu kenapa kita tidak mencari di toko lain? Mari saya antar!.

Lelaki tua itu mengangguk. Kami keliling mencari haikal, dan akhirnya sebuah buku bersampul coklat tua ditemukan juga. Orang tua itu menciumi buku itu, sesekali dia angkat buku itu di atas kepalanya dan diletakkan dengan lembut tepat pada ubun-ubunnya. Matanya berbinar seperti menemukan mutiara hilang, Sudah puluhan kali buku ini kubeli! Ia menciumi buku itu, Ini untukmu! Saya terkejut. Kenapa ia memberikannya padaku?

Kau seorang Muslim, harus mengenali kehidupan Rasulullah Muhammad. Ini hadiah untukmu!, lelaki tua itu segera membayar dua buku Haikal. Satu untuknya dan satu untukku. Secepat kilat dia menghilang. Saya sendirian dengan buku Haikal ada di tangan. Sekarang saya harus mencarinya, karena setelah sampai di rumah buku hadiah itu entah saya simpan dimana.

Di mana al-Quran? Di mana Shirah Nabawiyah? Dan Juga kitab hadits? Kepalaku dikitari ketiga pertanyaan ini. Dimanakah semuanya?

Rak buku kubongkar, semua tumpukan juga dibongkar. Buku-buku kesayanganku disingkirkan untuk mencari ketiga buku itu. Begitu paniknya saya, beberapa keringat mulai menetes. Saat itu baru saya sadar bahwa terlalu banyak buku-buku lain yang menyebabkan pencarian begitu susah dilakukan. Dimana dia? Beberapa buku diletakkan secara sembarangan, semuanya seperti tak berharga. Nah..ini dia. Al-Quran terjemahan departemen Agama.

Ya Allahkenapa saya membiarkannya ada di bagian paling bawah dan berdebu? Dan buku Haikal juga. Segera saya bersihkan keduanya dan diletakkan pada posisi paling atas. Saya harus terlihat sering membacanya, begitulah tekadku.

Dada terasa lega, dan tiba-tiba saya teringat pada lelaki wangi yang menjadi tamuku. Segera saya ke ruang tamu. Tak ada. Lelaki lembut dan agung itu telah tidak ada. Kemana dia? Pintu tertutup, seperti tak pernah ada siapapun yang pernah masuk. Kain penutup kursi pun tampak sama sekali tidak kusut. Apakah sedari tadi tidak pernah ada tamu? Apakah semuanya hanya bayangan saya karena terpengaruh oleh surat istimewa itu? Saya merasa kehilangan sesuatu.

Tamu itu tak ada, dan tak pernah ada. Ini hanya lamunanku saja, rupanya.

Tapi semerbak harum masih tercium.

Sumber : Buku Bila Rasulullah Bertamu Ke Rumahmu
Penulis : Dr. Bambang Q-Anees, M.Ag.
Penerbit : Media Perubahan
Pemesanan : (022)7273677 085721922929

Be Sociable, Share!
Categories: Katalog Buku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *